Shalat Secara Khusyuk Penyembuh Berbagai Penyakit

February 20, 2009 at 12:28 am Leave a comment

Shalat Secara Khusyuk Penyembuh Berbagai Penyakit

Abu Raihan Al Banjari

Republika Online : http://www.republika.co.id http://www.republika.co.id/cetak_berita.asp?id=306288&kat_id=123&ed…
1 of 2 11/09/2007 0:35

Minggu, 09 September 2007
Shalat Secara Khusyuk Penyembuh Berbagai Penyakit


Bulan suci Ramadhan segera tiba. Selain diwajibkan berpuasa, di bulan penuh berkah dan ampunan ini, umat Islam
juga dianjurkan untuk meningkatkan ibadah. Shalat misalnya, jika biasanya hanya mengerjakan shalat wajib, coba
lakukan juga shalat sunah. Kualitas shalat kita juga harus ditingkatkan. Caranya? Usahakan shalat secara khusyuk.
Jika selama ini, Anda kerap shalat kurang khusyuk lantaran dikejar pekerjaan, kini rasakan ketika Anda melakukan
ibadah ini secara khusyuk. Niscaya, Anda akan merasakan sesuatu yang berbeda. Anda akan merasa lebih dekat
dengan Allah SWT. Patut pula Anda catat, shalat yang dikerjakan secara khusyuk juga bermanfaat untuk kesehatan.
Seperti dijelaskan dr Abu Raihan Al Banjari MKes, staf pengajar pada Fakultas Kedokteran Universitas Lambung
Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, shalat secara khusyuk yang membuat seseorang benar-benar pasrah
kepada Allah, bisa menjadi terapi atau penyembuh, penawar bahkan obat bagi beberapa penyakit. Bagaimana hal itu
bisa terjadi?
Dijelaskan Abu Raihan, orang yang melakukan shalat dengan tenang dan rileks akan menumbuhkan energi tambahan
dalam tubuhnya. Shalat berkualitas seperti ini juga mampu mengembalikan produksi endorphin di otak sehingga timbul
rasa senang dan bahagia. Endorphin merupakan neurotransmiter (penghubung antara otak dengan seluruh jaringan
syaraf dan pengendali seluruh fungsi tubuh) yang mirip opiat sehingga menimbulkan suatu euforia dan ketagihan. Nah,
apabila seseorang mampu menikmati shalat karena bahagia bertemu Sang Pencipta, seperti seseorang yang bertemu
kekasihnya, pastilah timbul perasaan bergetar, dada berdesir, serasa waktu berlalu dengan cepat, perasaan bahagia
yang mendalam. ”Hal ini juga akan membangkitkan sistem kekebalan tubuh,”
Shalat secara khusyuk juga akan menurunkan kadar kortisol dalam darah. Apa ini artinya? Kortisol banyak berpengaruh
terhadap kadar gula darah, kolesterol, dan lain-lain. Kortisol yang tinggi berpotensi meningkatkan pembentukan gula di
hati, menaikkan berat badan karena distribusi lemak yang abnormal, juga meningkatkan tekanan darah. ”Hal inilah
salah satunya yang menjelaskan mengapa seseorang yang menderita diabetes mellitus (kencing manis) sering diikuti
dengan kadar kolesterol tinggi, hipertensi, dan kegemukan,” ungkap dokter yang tengah menempuh pendidikan
spesialis penyakit dalam di FK-UGM ini.
Lebih lanjut Abu Raihan mengatakan, ketika seseorang melakukan shalat secara khusyuk maka hatinya terasa lapang,
pikiran jernih, badan terasa enteng, dan tenang. Kondisi seperti ini, kata dia, mampu menyembuhkan penyakit-penyakit
hati dan kejiwaan. ”Bagi seseorang yang mudah stres, jiwanya tidak tenang, depresi, serta pikiran selalu
melayang-layang, maka shalat khusyuk akan mampu memperbaiki kondisi tersebut.”
Bagi sebagian Muslim, shalat khusyuk dianggap sangat sulit, bahkan tidak mungkin (mustahil). Mereka beranggapan,
shalat khusyuk hanya milik para nabi atau wali. Sejatinya, tidaklah demikian. ”Kita pun pasti bisa mencapai shalat
khusyuk asal berusaha menimbulkan rasa sambung, mengosongkan pikiran, berpasrah diri, dan menyerahkan
semuanya kepada Allah.”
Hal senada juga dikatakan oleh Abu Sangkan, seorang ustaz asal Banyuwangi yang kerap memberi pelatihan shalat
khusyuk. Ia juga dikenal sebagai penulis buku mengenai shalat khusyuk, salah satunya berjudul Pelatihan Shalat
Khusyuk: Meditasi Tertinggi dalam Islam.
Dalam buku tersebut dinyatakan bahwa shalat khusyuk tidaklah sulit, namun juga tidak mudah. Menurut Abu Sangkan,
rasa khusyuk tidak dapat diciptakan. Hanya saja, kita dapat memasuki dan menerima rasa khusyuk tersebut. ”Kita
hanya mendapatkan, bukan menciptakan rasa khusyuk itu. Karena, hanya Allah SWT saja yang memberikan khusyuk
itu seperti juga rasa marah, benci, senang, dan lainnya, semua dari Allah,” tulis Abu Sangkan.
Jadi, jika selama ini Anda merasa tidak yakin bisa menjalankan shalat secara khusyuk, kini saatnya untuk berupaya
melakukannya. Jika telah berhasil melakukannya, bersiaplah untuk memetik manfaatnya.

Advertisement

Entry filed under: abu sangkan, kesehatan, medis, shalat, shalat khusyu', sholat. Tags: , , .

APAKAH SHALAT KHUSYU’ DAPAT SEBAGAI TERAPI Tahajjud tidak ada nerakanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

February 2009
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.